Monday, June 11, 2012


Mawar Untuk Ibu

Seorang pria berhenti di toko bunga untuk memesan serikat karangan bunga yg akan dipaketkan pada sang ibu yg tinggal sejauh 250 km darinya. Begitu keluar dari mobilnya, ia melihat seorang gadis kecil berdiri ditrotoar jalan sambil menangis tersedu-sedu. Pria itu menanyainya kenapa dan dijawab oleh gadis kecil itu, “saya ingin membeli setangkai bunga mawar merah untuk ibu saya. Tapi saya Cuma punya uang lima ratus saja, sedangkan mawar itu seribu.”

Pria itu tersenyum dan berkata. “Ayo ikut, aku akan membelikanmu bunga yg kamu mau.” Kemudian ia membelikan gadis kecil itu setangkai mawar merah, sekaligus memesankan karangan bunga untuk dikirimkan ke ibunya.

Ketika selesai dan hendak pulang, ia menawarkan diri untuk mengantar gadis kecil itu pulang ke rumah. Gadis kecil melonjak gembira. Katanya, “Ya tentu saja. Mukah anda mengantarkan ke tempat ibu saya?”
Kemudian mereka berdua menuju ke tempat yg ditunjukkan gadis kecil itu. Yaitu pemakaman umum, dimana lalu gadis kecil itu meletakkan bunganya pada sebuah kuburan yang masih basah.

Melihat hal ini, hati pria itu menjadi tersentuh dan teringat sesuatu. Bergegas, ia kembali menuju ke toko bunga yg tadi dan membatalkan kirimannya, ia mengambil karangan bunga yg dipesannya dan mengendarai sendiri kendaraannya sejauh 250 km menuju rumahnya.

 Diadaptasi dari : Rose For Mama - C. W. McCall



"Manusia yg paling lemah adalah orang yg tidak mampu mencari teman. Namun yg lebih lemah dari itu ialah orang yg mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya."

Friday, June 8, 2012


Tak Sulit Yang Anda Bayangkan

Di sebuah ladang terdapat sebongkah batu yang amat besar Dan
seorang petani tua selama bertahun-tahun membajak tanah yang ada di
sekeliling batu besar itu. Sudah cukup banyak mata bajak yang pecah
gara-gara membajak di sekitar batu itu. Padi-padi yang ditanam di sekitar 
batu itu pun tumbuh tidak baik. 

Hari ini mata bajaknya pecah lagi. la lalu memikirkan bahwa semua
kesulitan yang dialaminya disebabkan oleh batu besar ini. Lalu ia
memutuskan untuk melakukan sesuatu pada batu itu. 

Lalu ia mengambil linggis dan mulai menggali lubang di bawah batu.
Betapa terkejutnya ia ketika mengetahui bahwa batu itu hanya setebal
sekitar 6 inchi saja. Sebenarnya batu itu bisa dengan mudah dipecahkan
dengan palu biasa. Kemudian ia lalu menghancurkan batu itu sambil
tersenyum gembira, la teringat bahwa semua kesulitan yang di alaminya
selama bertahun-tahun oleh batu itu ternyata bisa diatasinya dengan
mudah dan cepat. 

Renungan:  
Kita sering ditakuti oleh bayangan seolah permasalahan yang kita hadapi
tampak besar, padahal ketika kita mau melakukan sesuatu, persoalan itu
mudah sekali diatasi. Maka. atasi persoalan anda sekarang. Karena belum
tentu sebesar yang anda takutkan, dan belum tentu sesulit yang anda
bayangkan. 

BY YOHUKM 2008







Kesempatan anda untuk sukses di setiap kondisi
selalu dapat diukur oleh seberapa besar
kepercayaan anda pada diri sendiri.
(Robert Collier)